SOSIALISASI P3LP (PERTOLONGAN PERTAMA PADA LUKA PSIKOLOGIS) SMP/SMA SEDERAJAT

Puskesmas Jati telah melakukan sosialis P3LP kepada beberapa sekolah antara lain SMPN 3 Kota Probolinggo, SMP Namira dan SMK Kesehatan BIM. Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi yang diberikan.

Kegiatan Sosialisasi P3LP di SMP Namira Kota Probolinggo

P3LP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis)

P3LP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis) adalah dukungan emosional awal yang diberikan kepada seseorang yang mengalami syok, stres, atau trauma sebelum mendapat bantuan profesional. Di sekolah, ini sangat penting untuk membantu siswa yang sedang tertekan agar kondisinya tidak memburuk.

Berikut adalah panduan praktik 3M yang bisa dilakukan oleh siapa saja (first aider) di lingkungan sekolah:

  1. Memperhatikan (Look): Ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Dekati korban dengan tenang dan sopan, lalu tanyakan kebutuhannya.
  2. Mendengarkan (Listen): Jadilah pendengar yang berempati dan tidak menghakimi (tanpa memaksa mereka untuk bercerita jika belum siap).
  3. Menghubungkan (Link): Bantu penuhi kebutuhan dasar (seperti memberi air minum atau tempat istirahat) dan hubungi profesional, guru BK, atau orang tua jika diperlukan.

P3LP adalah bantuan non-klinis berbasis empati untuk menstabilkan emosi individu yang mengalami krisis, stres berat, atau trauma. Layanan atau program ini bertujuan memberikan pertolongan pertama segera agar kondisi mental seseorang tidak memburuk.

Puskesmas Jati telah melakukan sosialis P3LP kepada beberapa sekolah antara lain SMPN 3 Kota Probolinggo, SMP Namira dan SMK Kesehatan BIM. Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi yang diberikan. Diharapkan sosialisasi ini di terapkan di lingkungan sekolah dan di Masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang kondusif.

 

LINK TERKAIT